BumidayaNews- Semangat kebersamaan, kepedulian, dan toleransi kembali terlihat dalam pelaksanaan Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim Piatu Tahun 2026 yang diselenggarakan pada Ahad, 5 Juli 2026, bertempat di Masjid At-Taqwa Dusun Banyuwangi I, Desa Bumi Daya. Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin masyarakat ini berlangsung dengan penuh khidmat, lancar, dan mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat.
Sejak pagi hari, warga telah memadati area masjid untuk mengikuti rangkaian kegiatan. Tidak hanya dihadiri oleh umat Islam, kegiatan tersebut juga mendapat perhatian dan dukungan dari warga non-Muslim yang turut hadir serta berpartisipasi dalam membantu pelaksanaan acara. Kehadiran mereka menjadi gambaran nyata bahwa nilai kemanusiaan, kepedulian terhadap sesama, dan semangat gotong royong mampu menyatukan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun perbedaan keyakinan.
Tabligh Akbar tahun ini menghadirkan penceramah KH. Imam Rofi'i, S.IP., Wakil Katib Syuriyah PWNU Lampung, yang menyampaikan tausiyah penuh makna mengenai pentingnya memperkuat keimanan, menjaga ukhuwah, serta meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak yatim dan kaum yang membutuhkan. Dalam ceramahnya, beliau mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari ibadah sekaligus bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Beliau juga menekankan bahwa nilai kasih sayang dan kepedulian sosial merupakan ajaran universal yang dapat menjadi perekat kehidupan bermasyarakat.
Momentum santunan tahun ini terasa semakin istimewa. Sebanyak 42 anak yatim dan piatu menerima santunan yang berasal dari kepedulian masyarakat. Dukungan tersebut terhimpun dari 184 warga penyantun yang dengan penuh keikhlasan menyisihkan sebagian rezekinya demi membantu anak-anak yatim di Desa Bumi Daya. Angka tersebut menunjukkan semakin tingginya kesadaran masyarakat akan pentingnya berbagi dan memperhatikan masa depan generasi penerus bangsa.
Ketua Panitia, Ustad IIK Nurman, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan kegiatan tahun ini. Menurutnya, pelaksanaan santunan tahun 2026 memiliki makna yang sangat mendalam karena adanya keterlibatan aktif dari masyarakat non-Muslim yang turut membantu berbagai rangkaian kegiatan.
"Alhamdulillah, tahun ini terasa berbeda. Kami sangat bersyukur karena saudara-saudara kita yang non-Muslim juga ikut berpartisipasi dan membantu menyukseskan kegiatan ini. Ini membuktikan bahwa kepedulian terhadap anak yatim tidak mengenal batas agama. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus kita jaga di Desa Bumi Daya," ungkapnya.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para jamaah yang hadir. Keharmonisan yang terjalin selama ini menjadi bukti bahwa masyarakat Desa Bumi Daya mampu menjadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun desa yang damai dan saling menghargai.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Desa Bumi Daya, Dudi Hermana, S.H., turut menyampaikan sambutan sekaligus mensosialisasikan Program Desa HELAU, yang merupakan akronim dari Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul. Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung visi pembangunan yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.
Dalam arahannya, Kepala Desa mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan Program Desa HELAU melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
"Bapak dan Ibu, mari kita sukseskan Program Desa HELAU. Bukan semata-mata karena adanya perlombaan, tetapi karena program ini akan memberikan manfaat bagi kita semua, bagi lingkungan tempat kita tinggal, dan yang paling penting untuk masa depan anak cucu kita nanti. Desa yang bersih, hijau, aman, dan nyaman adalah warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan," ujar beliau.
Ajakan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat yang hadir. Kepala Desa juga berharap semangat gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Desa Bumi Daya terus dipelihara sebagai modal utama dalam membangun desa yang lebih maju.
Sementara itu, Camat Palas, Ns. Rosalina, S.Kep., M.Kep., yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas kekompakan masyarakat Desa Bumi Daya. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan santunan anak yatim dan Tabligh Akbar telah menjadi salah satu budaya positif yang patut dipertahankan.
Menurut beliau, Desa Bumi Daya telah menunjukkan perkembangan yang sangat baik di berbagai bidang, baik dari aspek sosial, pembangunan, pelayanan masyarakat, maupun kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
"Desa Bumi Daya sudah sangat baik dari berbagai aspek. Yang perlu dilakukan sekarang adalah mempertahankan apa yang sudah baik dan terus meningkatkan hal-hal yang masih belum optimal. Jangan pernah merasa puas, karena desa yang maju adalah desa yang terus belajar dan terus berkembang," tutur beliau.
Lebih lanjut, Camat Palas juga menegaskan bahwa Program Desa HELAU bukan sekadar perlombaan yang bersifat sesaat.
"Lomba Desa HELAU bukanlah lomba sulapan yang selesai ketika penilaian berakhir. Bapak Bupati Lampung Selatan menginginkan agar program ini menjadi kebiasaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Keberlanjutan itulah yang menjadi tujuan utama, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga masa yang akan datang," jelasnya.
Berakhirnya rangkaian kegiatan Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim Piatu Tahun 2026 meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta yang hadir. Kebersamaan yang terbangun selama acara menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kerukunan antarumat beragama masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Bumi Daya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat tidak hanya memperoleh siraman rohani, tetapi juga memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan persaudaraan. Kepedulian terhadap anak yatim yang didukung oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga non-Muslim, menjadi simbol bahwa kemanusiaan selalu mampu mengalahkan sekat perbedaan.
Semoga kegiatan Tabligh Akbar dan Santunan Anak Yatim Piatu ini dapat terus menjadi tradisi yang membawa keberkahan, mempererat persatuan, serta menginspirasi desa-desa lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun, peduli, dan penuh semangat gotong royong demi terwujudnya Desa Bumi Daya yang semakin Hijau, Elok, Lestari, Aman, dan Unggul.

Satu Tempat, Beragam Layanan: Pelayanan Terpadu di Balai Desa Bumi Daya Berlangsung Lancar
64

Dari Desa untuk Dunia: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Selatan Jadi Ajang Kebersamaan, UMKM, dan Promosi Desa Helau Di Bumi Daya
146

Mahasiswa KKN Unila Luncurkan Empat Pilar Program Pengabdian di Desa Bumi Daya, Selaras dengan Visi Desa HELAU
104

xoSID Supradesa: Transformasi Besar Tata Kelola Desa di Era AI dan Data Terintegrasi
275

1.015 KK di Desa Bumi Daya Terima Bantuan Pangan, Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran Hingga Tuntas
197

Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Distribusikan Bantuan Pangan untuk Warga Desa Bumi Daya
209

Satu Tempat, Beragam Layanan: Pelayanan Terpadu di Balai Desa Bumi Daya Berlangsung Lancar
Berita
64

Dari Desa untuk Dunia: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Selatan Jadi Ajang Kebersamaan, UMKM, dan Promosi Desa Helau Di Bumi Daya
Berita
146

Mahasiswa KKN Unila Luncurkan Empat Pilar Program Pengabdian di Desa Bumi Daya, Selaras dengan Visi Desa HELAU
Berita
104

xoSID Supradesa: Transformasi Besar Tata Kelola Desa di Era AI dan Data Terintegrasi
Berita
275

1.015 KK di Desa Bumi Daya Terima Bantuan Pangan, Bhabinkamtibmas Kawal Penyaluran Hingga Tuntas
Berita
197

Dinas Ketahanan Pangan Lampung Selatan Distribusikan Bantuan Pangan untuk Warga Desa Bumi Daya
Berita
209
Jalan Masjid Riyadlul Muttaqin Dusun Mekar Jaya II Desa Bumi Daya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan Kode Pos : 35594 Palas