BUMI DAYA NEWS– Pemerintah Desa Bumi Daya, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, melaksanakan kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sebagai bagian dari proses penyusunan perencanaan pembangunan desa untuk tahun 2027. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat, 18 September 2026, mulai pukul 13.00 WIB sampai selesai, bertempat di Aula Kantor Desa Bumi Daya.
Pelaksanaan Musrenbangdes tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Camat Palas Nomor 410/87/VII.07/2026 tanggal 10 September 2026 perihal jadwal Musrenbangdes 2027. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Bumi Daya mengundang berbagai unsur pemerintahan desa, kelembagaan masyarakat, tokoh masyarakat, serta perwakilan bidang pendidikan dan pelayanan masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan.
Musrenbangdes menjadi salah satu forum penting dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Melalui musyawarah, berbagai kebutuhan masyarakat dapat disampaikan, dibahas, dan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan usulan pembangunan yang sesuai dengan kondisi serta prioritas Desa Bumi Daya.
Berdasarkan surat undangan Pemerintah Desa Bumi Daya Nomor 005/768/VII.07.13/2026 tertanggal 16 September 2026, kegiatan Musrenbangdes ditujukan kepada sejumlah unsur yang memiliki peran dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan desa.
Pihak yang diundang meliputi aparatur Desa Bumi Daya, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Ketua RT, pengurus PKK Desa, Linmas, pengurus BUMDes, bidan desa, kader Posyandu/KPM/PTM, pengurus KDMP Bumi Daya, pengurus Karang Taruna, kepala sekolah SD/SMP/SMK, kepala sekolah PAUD/RA/TK, Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), MUD Desa Bumi Daya, serta tokoh agama dan masyarakat.
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan pentingnya koordinasi dan partisipasi dalam menyusun arah pembangunan desa. Setiap unsur masyarakat memiliki pengalaman, kebutuhan, dan perhatian yang berbeda, sehingga forum musyawarah dapat menjadi ruang untuk menyatukan pandangan dan mengidentifikasi kebutuhan pembangunan secara lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Ibu Camat Palas turut menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Pemerintah Desa Bumi Daya beserta seluruh masyarakat atas capaian Desa Bumi Daya yang berhasil masuk dalam 17 besar Lomba Desa HELAU.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil dari proses, kerja sama, dan keterlibatan berbagai pihak dalam membangun lingkungan serta kehidupan desa yang lebih baik. Predikat masuk 17 besar diharapkan tidak hanya menjadi sebuah pencapaian, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus mempertahankan dan mengembangkan semangat HELAU di Desa Bumi Daya.
Ibu Camat berpesan agar konsep HELAU yang telah dibangun di Desa Bumi Daya tidak berhenti hanya pada pelaksanaan lomba. Semangat tersebut diharapkan dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya hingga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat dan budaya pembangunan desa.
“Selamat kepada Desa Bumi Daya yang sudah masuk 17 besar Lomba Desa HELAU. Jangan berhenti sampai di sini. Konsep HELAU ini harus terus kita tingkatkan, bukan hanya untuk tahun ini, tetapi juga untuk tahun-tahun berikutnya dan sampai nanti,” pesan Ibu Camat.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong. Menurutnya, pembangunan desa akan lebih mudah diwujudkan apabila pemerintah desa dan masyarakat berjalan bersama dalam mewujudkan lingkungan yang lebih baik.
“Dengan gotong royong, insyaallah kita bisa mendapatkan berkah juara, mendapatkan infrastruktur yang semakin baik, dan tentunya mendapatkan Desa Bumi Daya yang makin keren,” ujarnya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi dorongan bagi Desa Bumi Daya agar konsep HELAU dapat terus dikembangkan secara berkelanjutan. Lingkungan yang hijau, elok, lestari, aman, serta berbagai inovasi masyarakat dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam membangun wajah desa.
Capaian dalam Lomba Desa HELAU juga dapat menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan, dunia pendidikan, kelompok pemuda, kader, pelaku usaha, serta masyarakat secara luas.
Selain membahas arah pembangunan tahun 2027, forum Musrenbangdes juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi kebutuhan pembangunan desa berdasarkan kondisi yang ada di lapangan. Aspirasi dari berbagai unsur masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan usulan yang akan dibahas lebih lanjut.
Kehadiran unsur pendidikan, kesehatan, kelembagaan desa, dan masyarakat diharapkan dapat memperkaya pembahasan mengenai tantangan serta potensi yang dimiliki Desa Bumi Daya. Usulan pembangunan yang disampaikan dalam forum dapat menjadi bahan untuk ditelaah berdasarkan kebutuhan, kewenangan desa, dan ketentuan perencanaan pembangunan yang berlaku.
Musrenbangdes 2027 memiliki peran dalam proses penyusunan rencana pembangunan desa. Perencanaan yang disusun melalui musyawarah diharapkan dapat mengakomodasi aspirasi masyarakat serta mempertimbangkan skala prioritas pembangunan yang dibutuhkan oleh warga Desa Bumi Daya.
Dalam prosesnya, pembahasan pembangunan desa dapat mencakup berbagai bidang sesuai dengan kebutuhan dan kewenangan desa, seperti penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan infrastruktur, pembinaan kemasyarakatan, pemberdayaan masyarakat, serta program pelayanan publik.
Namun, penetapan setiap usulan pembangunan tetap memerlukan pembahasan dan penyesuaian dengan dokumen perencanaan, kemampuan anggaran, serta peraturan perundang-undangan yang berlaku. Oleh karena itu, Musrenbangdes tidak hanya menjadi tempat menyampaikan aspirasi, tetapi juga menjadi forum untuk membangun pemahaman bersama mengenai tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa.
Bagi Pemerintah Desa Bumi Daya, capaian 17 besar Lomba Desa HELAU dapat menjadi pemacu untuk terus menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas lingkungan desa. Semangat tersebut dapat berjalan beriringan dengan agenda pembangunan yang dibahas melalui Musrenbangdes.
Konsep HELAU tidak harus dipandang sebatas kegiatan perlombaan, tetapi dapat diterapkan dalam berbagai aktivitas masyarakat sehari-hari. Penataan lingkungan, penghijauan, kebersihan, keamanan, pemberdayaan masyarakat, penguatan kelembagaan, hingga inovasi desa dapat dikembangkan sebagai bagian dari gerakan bersama.
Gotong royong menjadi salah satu modal sosial yang penting untuk menjaga keberlanjutan program tersebut. Dengan keterlibatan masyarakat, berbagai program yang direncanakan pemerintah desa dapat memiliki dukungan yang lebih luas.
Bagi Pemerintah Desa Bumi Daya, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk mendengarkan secara langsung masukan dari berbagai elemen masyarakat. Aspirasi yang disampaikan diharapkan dapat membantu mengarahkan perencanaan pembangunan agar tetap memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi nyata di wilayah desa.
Perencanaan pembangunan yang melibatkan masyarakat memiliki arti penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa. Partisipasi masyarakat memberikan ruang bagi warga dan kelembagaan desa untuk menyampaikan pandangan, mengusulkan kebutuhan, serta mengikuti proses pembahasan pembangunan.
Melalui Musrenbangdes, masyarakat tidak hanya berperan sebagai penerima manfaat pembangunan, tetapi juga dapat terlibat dalam proses perencanaan sesuai dengan mekanisme yang ditetapkan. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara pemerintah desa dan masyarakat.
Keterbukaan dalam proses perencanaan juga penting untuk membantu masyarakat memahami arah pembangunan desa. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan terdapat kesamaan pemahaman mengenai usulan yang dibahas, prioritas yang ditetapkan, dan tahapan yang perlu dilalui sebelum suatu kegiatan pembangunan dilaksanakan.
Pelaksanaan Musrenbangdes Tahun 2027 menjadi salah satu tahapan penting dalam perjalanan pembangunan Desa Bumi Daya. Melalui forum ini, pemerintah desa bersama berbagai unsur masyarakat dapat membangun koordinasi dan menyusun usulan pembangunan berdasarkan kebutuhan serta potensi yang ada.
Keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada program pemerintah, tetapi juga memerlukan dukungan, partisipasi, dan sinergi berbagai elemen masyarakat. Karena itu, kegiatan musyawarah diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah desa, lembaga desa, dan warga dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya Musrenbangdes di Aula Kantor Desa Bumi Daya pada Jumat, 18 September 2026, proses penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2027 diharapkan dapat berjalan secara terarah dan partisipatif. Berbagai usulan yang dibahas menjadi bagian dari proses perencanaan yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan dan kemampuan pembangunan desa.
Capaian Desa Bumi Daya yang masuk 17 besar Lomba Desa HELAU sekaligus menjadi semangat baru untuk melangkah ke depan. Dengan menjaga kebersamaan, memperkuat gotong royong, dan terus mengembangkan konsep HELAU, Desa Bumi Daya diharapkan dapat semakin hijau, elok, lestari, aman, serta menghadirkan inovasi dan pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Semangatnya sederhana: HELAU bukan hanya untuk dilombakan, tetapi untuk terus dihidupkan, dikembangkan, dan diwariskan sebagai budaya membangun Desa Bumi Daya.

Merawat Silaturahmi, Menjaga Semangat Pengabdian: PWRI Palas dan Sragi Bertemu di Bumi Daya
46

GEBYAR HUT RI KE-81: 3.500 Warga Bumi Daya Bersatu, Rayakan Setengah Abad Perjalanan Desa
42

Satu Tempat, Beragam Layanan: Pelayanan Terpadu di Balai Desa Bumi Daya Berlangsung Lancar
104

Dari Desa untuk Dunia: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Selatan Jadi Ajang Kebersamaan, UMKM, dan Promosi Desa Helau Di Bumi Daya
173

Mahasiswa KKN Unila Luncurkan Empat Pilar Program Pengabdian di Desa Bumi Daya, Selaras dengan Visi Desa HELAU
128

Desa Bumi Daya Gelar Tabligh Akbar 2026, Kebersamaan Warga Lintas Agama Warnai Santunan Anak Yatim
146

Merawat Silaturahmi, Menjaga Semangat Pengabdian: PWRI Palas dan Sragi Bertemu di Bumi Daya
Berita
46

GEBYAR HUT RI KE-81: 3.500 Warga Bumi Daya Bersatu, Rayakan Setengah Abad Perjalanan Desa
Berita
42

Satu Tempat, Beragam Layanan: Pelayanan Terpadu di Balai Desa Bumi Daya Berlangsung Lancar
Berita
104

Dari Desa untuk Dunia: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Lampung Selatan Jadi Ajang Kebersamaan, UMKM, dan Promosi Desa Helau Di Bumi Daya
Berita
173

Mahasiswa KKN Unila Luncurkan Empat Pilar Program Pengabdian di Desa Bumi Daya, Selaras dengan Visi Desa HELAU
Berita
128

Desa Bumi Daya Gelar Tabligh Akbar 2026, Kebersamaan Warga Lintas Agama Warnai Santunan Anak Yatim
Berita
146
Jalan Masjid Riyadlul Muttaqin Dusun Mekar Jaya II Desa Bumi Daya Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan Kode Pos : 35594 Palas